• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Lima Aturan Ojol Saat Mulai Angkut Penumpang

    07/06/20, 18:49 WIB Last Updated 2020-06-07T11:50:36Z


    JAGUARNEWS77.com # Jakarta - Dinas Perhubungan DKI Jakarta telah menerbitkan pedoman untuk ojek online (ojol) beroperasi di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi (menuju Tatanan Kehidupan Baru).


    Pedoman diatur melalui Keputusan Kepala Dinas Perhubungan Nomor 105 Tahun 2020 tentang Pengendalian Sektor Transportasi untuk Pencegahan COVID-19 di Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif. 


    SK tertanggal 5 Juni 2020 itu ditandatangani langsung Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo.


    "Mulai beroperasi pada tanggal 8 Juni 2020 (ojek online)," demikian point dalam Keputusan Dishub No. 105 tahun 2020.


    Berikut bunyi aturan tersebut:


    Pengemudi angkutan roda dua (ojek online dan ojek pangkalan) dalam mengangkut penumpang wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:


    a. Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sekurang-kurangnya berupa masker dan menyediakan hand sanitizer;


    b. Tidak diizinkan beroperasi pada wilayah yang ditetapkan sebagai wilayah pengendalian ketat berskala lokal;


    c. Menjaga kebersihan sepeda motor dan helm penumpang, dengan melakukan disinfeksi secara rutin setiap selesai mengangkut penumpang;


    d. Mulai beroperasi pada tanggal 8 Juni 2020;


    e. Khusus ojek online, selain memenuhi ketentuan pada huruf a, b, c, dan d juga wajib menggunakan jaket dan helm beridentitas nama perusahaan aplikasi.


    Seperti diberitakan sebelumnya, dengan dimulainya tatanan kehidupan baru, driver (pengemudi) ojol memastikan akan mematuhi semua protokol kesehatan saat membawa penumpang nantinya.


    "Apapun kebijakan aplikator dan pemerintah kami syukuri dan akan dijalankan sebaik-baiknya. Saya menunggu berita resminya juga," ucap Sujono, driver ojol dari salah satu aplikator besar di Indonesia kepada RRI, Minggu (7/6/2020).


    Jono lanjut menuturkan, dia belum tahu pembatasannya nanti atau protokol kesehatan lengkapnya seperti apa, tapi intinya Jono dan rekan-rekannya bersyukur dan siap melayani masyarakat lagi.


    "Kalau pembatasan dari sisi taksi online sudah jelas ada penghalang di belakang sopir, tapi untuk kami (ojol) belum tahu seperti apa. Nanti tunggu kabar dari aplikator," ujarnya.


    Selama ini memang pendapatannya turun drastis, dan itu membawa penderitaan. Porsi order banyak terbagi serrta terbatas untuk makanan dan paket kiriman saja. Namun dengan mulai diperbolehkan membawa penumpang, ini sebuah mukjizat buat ojol.


    Sementara Andika, pengemudi ojol lainnya, ia pun mensyukuri kabar bahwa bakal diperbolehkan beroperasi membawa penumpang lagi mulai Senin, 8 Juni 2020 besok. Tapi tanpa bermaksud apapun, dia menilai masih simpang siur karena belum ada pemberitahuan dari aplikator.


    Hanya saja, Andika siap untuk beroperasi kembali. Tentunya dengan semua protokol kesehatan yang diatur pemerintah dan pihak aplikator.


    Sumber : rri.co.id

    Oleh      : Redaksi jaguarnews77.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini