• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Di Duga Terindikasi Korupsi, SDA Dinas PUPR Lebak di Polisikan

    03/06/20, 21:32 WIB Last Updated 2020-06-03T14:45:44Z


    JAGUARNEWS77.com # Lebak, Banten - Proyek pembangunan drainase permukiman di 61 Desa pada program FMSRB tahun 2020 yang dikelola Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Lebak yang terindikasi bermasalah dilaporkan ke Unit Tipikor Polres Lebak oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Benteng Aliansi Rakyat (BENTAR). 


    Hal ini disampaikan Arip Hidayat Ketua DPC LSM Bentar Kabupaten Lebak saat dikonfirmasi di sekretariatnya, Rabu (3/6).


    Menurut Arip, pihaknya melaporkan kasus dugaan ketidakberesan pelaksanaan pembangunan drainase permukiman ini ke Mapolres Lebak dengan disertai bukti-bukti di lapangan. Surat laporan dengan Nomor 273/LEBAK/LSMBENTAR/VI/2020 telah dilayangkan ke pihak Kepolisian Resort Lebak pada hari ini Rabu, 3 Juni 2020.


    Kasusnya sudah kami laporkan. Tinggal tunggu saja tindak lanjut dari Penyidik, kami akan pantau terus kasus ini sampai ke Pengadilan Tipikor. Persoalannya begitu banyak dari mulai pelaksanaan kegiatan diduga tidak sesuai juknis, tidak adanya ekspos (Sosialisasi) sebelum realisasi kegiatan, lokasi pembangunan yang jauh dari DAS Ciujung, Cidanau, Cidurian, perencanaan yang tidak matang, Kelompok KMSB tidak dibekali dokumen kontrak (RAB), Pendamping tidak difungsikan sampai adanya pungutan Rp. 4 juta per kelompok,” ujar Arip


    Arip menambahkan bahwa dirinya berharap laporan yang telah disampaikan kepada aparat penegak hukum ini bisa segera ditindak lanjuti " saya berharap kepada aparat penegak hukum agar kiranya kasus ini dapat segera ditindak lanjuti". Ucap Arip menutup pembicaraan


    Oleh      : Redaksi jaguarnews77.com
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini