• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    10 Oknum Anggota Ormas di Tetapkan Tersangka

    02/06/20, 00:21 WIB Last Updated 2020-06-01T22:45:17Z
    JAGUARNEWS77.com # Tangerang, Banten - Kepolisian Resort Kota (Polresta) Tangerang menetapkan 10 Oknum organisasi masyarakat (Ormas) menjadi tersangka atas kasus perusakan secara bersama sama dimuka umum terhadap barang.


    Penetapan 10 oknum ormas tersebut berinisial Y, S, AM, DH, AG, H, dan I serta 3 oknum ormas PP berinisial  YU, MR dan MS itu dilakukan setelah polisi mengumpulkan barang bukti dan memeriksa saksi saksi.


    Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan, kasus perusakan secara bersama sama dimuka umum terhadap barang ini berawal dari adanya selisih faham antara 2 ormas yaitu BPPKB Banten Kabupaten Tangerang dan Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Tangerang.


    "Selisih faham itu akibat viralnya video ketua BPPKB Banten yang akhirnya membuat tersinggung ormas PP, kemudian ormas PP juga membuat video pernyataan sikap" jelas Ade kepada wartawan saat konferensi pers di Makopolresta Tangerang, Senin (1/6/2020).



    Setelah viral kedua video tersebut, lanjut Ade, Polresta Tangerang melakukan musyawarah terhadap kedua ormas dan hasilnya kedua ormas sepakat untuk saling memaafkan dan berjanji tidak akan melakukan hal hal yang berdampak pada pelanggaran hukum.


    Namun faktanya terjadi perusakan terhadap kantor sekretariat Ormas PP dan kantor sekretariat Ormas BPPKB  
    Kabupaten Tangerang.


    "Setelah terjadi perusakan itu, baik BPPKB  Banten dan PP membuat laporan polisi. Akhirnya kami berhasil mengamankan 7 Oknum Ormas BPPKB dan 3 Oknum Ormas PP. Mereka sudah ditetapkan tersangka kasus perusakan secara bersama sama dimuka umum terhadap barang", ungkapnya.


    Lebih lanjut Ade mengatakan, selain mengamankan para tersangka, pihaknya juga berhasil mengamankan beberapa barang bukti diantaranya sentaja tajam (sajam) jenis golok, Kayu balok, batu, dan satu botol minuman keras.


    Sementara kepada tersangka, pihaknya menjerat dengan pasal 170 Kitab Undan Undang Hukum Pidana (KUHP) dwngam ancaman hukuman 5 tahun 4 bulan.


    " Kasus ini masih kami kembangkan, karena kasus perusakan secara bersama sama dimuka umum terhadap barang diduga melibatkan puluhan orang", pungkasnya.


    Redaksi jaguarnews77.com
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini