• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Warga Berkerumun Padati Kawasan PKL Royal Serang, Banten

    23/05/20, 22:09 WIB Last Updated 2020-05-23T15:11:13Z

    Kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Tirtayasa Royal, Serang, Banten. (Tiara AA/detikcom)
    Kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Tirtayasa Royal, Serang, Banten (Tiara AA/detikcom)

    JAGUARNEWS77.com # Banten - Kerumunan warga memadati kawasan pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Tirtayasa Royal, Serang, Banten. Mereka datang dan memadati puluhan kios di kawasan ini.


    Pantauan detikcom pada Jumat (22/5/2020), puluhan PKL membuka lapaknya semenjak pukul 16.00 WIB di sepanjang jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten. Dari kios makanan, baju, hingga sepatu semuanya dijajakan di kawasan ini.


    Terlihat pula masyarakat berbondong-bondong datang dan memadati sisi jalan. Dari anak kecil hingga lansia berkumpul di pusat PKL ini. Mereka datang bersama keluarga sambil membawa kantong belanjaan.


    Ada pula masyarakat yang tidak memakai masker. Selain itu, sebagian besar pengunjung tidak menjaga jarak satu sama lain.


    Salah seorang pengunjung bernama Supriyadi (38) datang bersama anak dan istrinya. Ia hendak membeli baju Lebaran. Ia mengaku takut tertular COVID-19 ketika berbelanja.


    "Tadi belanja baju, sepatu juga, sama celana panjang," kata Supriyadi saat ditemui detikcom, Jumat (22/5/2020).


    "Iya sih, sebenernya khawatir juga cuman ya gimana lagi namanya kebutuhan jadi beraniindiri aja," lanjutnya.


    Kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Tirtayasa Royal, Serang, Banten. (Tiara AA/detikcom)Kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Tirtayasa Royal, Serang, Banten (Tiara AA/detikcom)


    Sama dengan Supriyadi, pengunjung lainnya, Nurafandi (43), mengaku takut datang ke kawasan PKL ini. Sebagai antisipasi, ia pun datang bersama ketiga anaknya dengan menggunakan masker.


    "Ya khawatir juga sebenernya makannya kita juga pakai masker antisipasi saja," ungkap Nurafandi.


    Nurafandi berdalih tujuannya datang ke kawasan PKL ini karena anaknya terus mendesaknya membeli baju Lebaran. Setelah selesai berbelanja, dia pun akan segera pulang ke rumah.


    "Ya karena terdesak anak-anak aja ini, karena mulutnya gimana ya anak anak kalau sudah mengancam," ujarnya.


    "Bener-bener
     ini doang karena anak aja nangis terus. Khawatir juga sih ke sini tuh, bahkan boleh dikatakan males sih sebenernya soalnya kan lebaran tahun ini enggak ada istilah mudik masih mendingan kita dirumah gitu," sambungnya.


    Di sisi lain, Bainah (40) datang bersama kedua anaknya untuk membeli baju Lebaran. Saat ditemui detikcom, ia mengaku sedang melepas maskernya karena panas.


    Kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Tirtayasa Royal, Serang, Banten. (Tiara AA/detikcom)Kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Tirtayasa Royal, Serang, Banten (Tiara AA/detikcom)


    "Pakai, ada sebenarnya masker mahCuman engap itu teh jadi enggak bisa napas. Ini baru dibuka," ujar Bainah.


    Menjelang Lebaran, Bainah pun datang untuk membeli baju baru, meskipun ia mengaku takut berada di kerumunan.


    "Ya takut sih ada sebetulnya mah, tapi harus gimana lagi," jelasnya


    Sumber : detiknews.com

    Oleh      : Redaksi jaguarnews77.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini