• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Seorang Wanita di Surabaya Meninggal dalam Mobil Taksi Online, Sopir: Korban Sempat Batuk dan Kejang

    12/05/20, 23:01 WIB Last Updated 2020-05-12T16:03:23Z


    jaguarnews77.com # Surabaya, Jatim - Seorang wanita penumpang taksi online meninggal dunia di dalam mobil Daihatsu Xenia warna hitam bernopol L-1070-PI yang berhenti di Jalan Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya, Selasa (12/5/2020) siang.


    Informasinya, penumpang berinisial IM (42) warga Surabaya itu meninggal dunia saat menumpang mobil taksi online yang dikemudikan oleh Gatot.


    Menurut sopir taksi online, Gatot, sebelum diketahui tak sadarkan diri lalu tergeletak meninggal dunia, IM sempat batuk sebanyak dua kali, lalu kejang-kejang.


    "Kayak batuk 2 kali, belum muntah.

    Saya menoleh ke belakang nah kok kejang-kejang.


    Terus jatuh ke samping," ujar Gatot di lokasi, Selasa (12/5/2020).


    Mendapati penumpangnya kejang-kejang, Gatot sontak menghentikan laju mobilnya di bahu jalan tersebut.


    Kemudian ia mengaku keluar mobil dan meminta pertolongan kepada warga, tukang becak dan pedagang kaki lima yang ada di sepanjang jalan tersebut.


    "Saya berhentikan mobil di situ, lalu saya minta tolong.


    Mungkin orang takut, terus ditelponkan orang kelurahan," pungkasnya.


    Sementara itu Kapolsek Wonocolo, Kompol Masdawati Saragih mengatakan pihaknya berkoordinasi dengan anggota Tim Inafis Polrestabes Surabaya untuk mengupayakan proses evakuasi terhadap korban.


    Rencananya jenazah korban akan dibawa ke kamar mayar RSUD Dr Soetomo Surabaya.


    "Kami tentu pakai Alat Pelindung Diri (APD) ini mau evakuasi, di bawa ke RSUD Dr Soetomo," ujar Masdawati.


    Kronologi


    IM diketahui tinggal di sebuah pemukiman di kawasan Kedungdoro, Sawahan, Surabaya.


    Siang itu, IM menyewa taksi online sebuah mobil Daihatsu Xenia warna hitam bernopol L-1070-PI yang dikemudikan Gatot.


    Gatot menerangkan, sekitar pukul 11.00 WIB dirinya menjemput orderan via aplikasi dari IM di sebuah rumah toko (ruko) di kawasan Tenggilis Mejoyo, Surabaya.


    Layaknya perlakuan terhadap penumpang pada umumnya, Gatot menyapa IM setibanya masuk di dalam mobilnya.


    "Tadi dari Jalan Tenggilis Mejoyo mau ke Jalan Siwalankerto itu gak apa-apa.


    Setelah itu, saya menyapa 'Siang bu?'.


    Ya saya menyapa sekali saja," katanya.


    Menurut Gatot, IM terbilang irit bicara dan hanya berkomunikasi seperlunya saja.


    Termasuk ketika Gatot bertanya alternatif rute jalan yang ingin ditempuh.


    IM tak terlalu cerewet dan lebih memasrahkan semuanya kepada Gatot.


    Gatot mengaku juga tak begitu hafal wajah IM, karena ia mengenakan masker.


    "Sampai depan kantor pos, saya tanya lagi 'lewat frontage atau lewat kutisari'.


    Dia jawab 'lewat mana aja Pak yang penting sampai tujuan'," ujarnya.


    Saat melintas di Jalan Frontage Jalan A Yani, Siwalankerto, Wonocolo, menjelang persimpangan jalan, IM mendadak batuk.


    Gatot yang merasa khawatir dengan kondisi penumpangnya itu sempat melihat ke belakang dari kursi kemudi.


    Ternyata tubuh IM telah roboh ke sisi kanan kursi penumpang dan kejang-kejang beberapa saat.


    "Pas pertigaan sebelum masuk sini, terdengar kayak batuk gitu.


    Saya kira mau muntah, habis itu jatuh," terangnya.


    Sekitar pukul 13.30 jenazah IM berhasil dievakuasi dan kini telah dibawa ke Kamar Mayat RSU Dr Soetomo Surabaya. 


    Sumber : surya.co.id

    Oleh      : Redaksi jaguarnews77.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini