• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Somasi Terhadap Farid Gaban Diminta Dicabut

    30/05/20, 14:06 WIB Last Updated 2020-05-30T07:08:56Z
    JAGUARNEWS77.com # Jakarta - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyarankan somasi politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Muannas Alaidid terhadap wartawan senior Farid Gaban sebaiknya dicabut. 


    "Kami mendesak sebaiknya laporannya dicabut," kata Ketua Advokasi AJI, Sasmito Madrim kepada rri.co.id, Sabtu (30/5/2020). 


    Sasmito menilai apa yang disampaikan Farid Gaban masih dalam batas menyampaikan pendapat, kritik atas kerjasama yang dilakukan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. 


    "Kita minta polisi untuk tidak memproses lebih lanjut pelaporan Muannas Alaidid terhadap Farid Gaban," tegasnya. 


    Namun, politisi PSI Muannas Alaidid memberi sinyal tidak akan mencabut somasinya terhadap Farid Gaban. Hal itu terlihat dari cuitannya di Twitter. 


    "Tapi kalau anda panik saat diuji melalui proses hukum, bahkan sampai melarang orang mengadukan, alasan macam-macam, pakai acara keroyokan, tak cukup bukti untuk dipertahankan, ini namanya hasutan. Kita ini tidak hanya negara demokrasi tapi juga negara hukum, ini bukan kata saya tapi konstitusi yang bilang," tulisnya di akun Twitternya.


    "Proses hukum kok dibilang anti demokrasi, Padahal konstitusi sendiri yg bilang kita ini negara demokrasi sekaligus negara hukum. Anti demokrasi itu menggerakan orang buat memenggal kepala Denny Siregar Kok YLBHI dan AJI diam saja," tambahnya.


    Tim Kuasa Hukum Farid Gaban, Ade Wahyudin  bersiap untuk mendampingi Farid Gaban atas somasi yang dilayangkan Muannas Alaidid. Ade mengecam pembuatan laporan kepolisian yang dilakukan Muannas Alaidid dalam merespons kritik terbuka yang disampaikan Farid Gaban.


    Ia mendesak pihak kepolisian untuk menghentikan kasus pelaporan atas kritik Farid Gaban kepada pemerintah. 


    "Dilaporkannya Farid Gaban kepada pihak Kepolisian atas kritiknya tersebut menandakan bahswa situasi kebebasan berpendapat belum benar-benar berjalan dengan semestinya di Indonesia sebagai negara demokrasi," tegasnya. 


    Sebelumnya, tanggal 28 Mei 2020, Muannas Alaidid secara resmi melaporkan Farid Gaban ke Polda Metro Jaya atas dugaan penyebaran berita bohong. 


    Dilaporkannya Farid Gaban tersebut dilatarbelakangi oleh kritikan yang ditulisnya di media sosial Twtter. 


    Kritikan tersebut ditujukan kepada Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki mengenai kerjasama terkait program KUKM HUB dengan Blibli. Adapun isi tulisan yang dimaksud adalah " Rakyat bantu rakyat; penguasa bantu pengusaha. Gimana nih Kang Teten Masduki? How long can you go?


    Sumber : rri.co.id

    Oleh      : Redaksi jaguarnews77.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini