• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Warga Kampung Munjul Tolak Rentenir Dan Bank Emok Serta Sejenisnya

    16/04/20, 11:18 WIB Last Updated 2020-04-16T11:54:31Z
    jaguarnews77.com # Lebak - Warga Kampung Munjul, khususnya yang berada di lingkungan RT 08 dan RW 02, Desa Baros, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mulai resah dengan kondisi saat ini, lantaran merebaknya wabah virus corona atau Covid -19 diseluruh Indonesia, yang berdampak negatif terhadap sisi perekonomian seluruh lapisan masyarakat, khususnya dikalangan masyarakat yang memiliki penghasilan dibawah upah minimum, atau juga para pekerja harian lepas dan pekerja serabutan.

    Apalagi ditengah masa sulit seperti ini, masyarakat masih direpotkan dengan adanya penagihan yang dilakukan oleh para rentenir yang berkedok, Koperasi Simpan Pinjam (Kosipa), Bank yang bertopeng Sya’riah, atau yang dikenal dengan sebutan Bank Emok, yang masih melakukan aksi penagihan kerumah warga, padahal sesuai dengan instruksi dari pemerintah, semua masyarakat harus melakukan aktifitas dengan berdiam diri dirumah, guna meminimalisir penyebaran wabah virus corona saat ini.

    Untuk itu, masyarakat Kampung Munjul, bahu membahu memasang spanduk penolakan terhadap para Lintah Darat, yang masih melakukan aktifitas penagihan kepada masyarakat sekitar yang sedang nengalami kesulitan ekonomi akibat wabah tersebut.


    Herdian selaku Ketua RT 08/02 mengatakan, dirinya sudah melakukan investigasi dan juga kordinasi dengan semua warga hingga pihak RT RW, guna mencari solusi yang terbaik bagi masyarakatnya.


    “Tindakan ini Kami lakukan bersama, guna meringankan beban masyarakat Kami yang sedang kesulitan akibat dampak dari penyebaran virus corona ini, untuk itu para petugas yang melakukan aktifitas penagihan kepada warga ini agar dapat dikurangi atau dilonggarkan diperpanjang waktu penagihannya, mengingat penyebaran virus ini sangat cepat dan berbahaya bagi masyarakat banyak,” tuturnya kepada wartawan, Rabu (15/4/2020).


    Sementara itu Hendri salah seorang warga mengatakan, pihaknya dibantu dengan seluruh warga sampai rela iuran pembuatan spanduk, siap untuk membantu menjaga kondusifitas lingkungannya, terkait dengan masih maraknya penagihan yang dilakukan oleh para rentenir kepada masyarakat, ditengah merebaknya wabah Covid-19 ini.


    “jika masih ditemukan penagihan kepada warga Kami yang sedang mengalami kesulitan, apalagi seperti Bank Emok yang masih berani mengumpulkan warga dalam melakukan penagihan, maka jika ini masih terjadi, maka kami akan memberikan tindakan persuasif, namun jika tidak bisa, ya terpaksa kita akan bawa para penegak hukum guna menyelesaikan aktifitas seperti itu,” tegasnya.


    Journalis : Bardha Khaswandha
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini