• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Curhat Tukang Pangkas di Medan, Pendapatan Menurun Terpangkas Corona

    15/04/20, 13:02 WIB Last Updated 2020-04-15T06:03:46Z

    Tukang pangkas di Medan (Ahmad Arfah-detikcom)
    Tukang pangkas rambut di Medan (Ahmad Arfah/detikcom)

    jaguarnews77.com # Medan - Penyebaran virus Corona atau COVID-19 di Medan turut berdampak pada para tukang pangkas rambut (potong rambut). Para tukang pangkas ini bercerita pendapatan mereka turut terpangkas gara-gara Corona.


    Salah satu tukang pangkas di Jalan Bromo, Medan, Armal, mengatakan pendapatannya berkurang hingga 50 persen sejak Corona merebak. Dia mengatakan orang-orang takut memangkas rambut.


    "Berpengaruhlah Corona ini. Banyak yang nggak mau pangkas dulu kan. Sekitar 50 persen gitu udah berkurang," tutur Armal, Rabu (15/4/2020).


    Armal mengatakan penurunan penghasilan ini menyebabkan rekan sesama tukang pangkas memilih berhenti sementara. Dia berharap pandemi Corona segera berakhir.

    "Kami di sini harusnya ada tiga tukang pangkas. Karena pendapatnya menurun, yang dua lagi nggak masuk. Kita cuma berharap supaya virus Corona ini cepat selesai," ujarnya.


    Tukang pangkas rambut lainnya, Hendra, mengatakan pelanggannya juga berkurang. Dia mengatakan saat ini bisa melayani 10 orang saja sudah syukur.


    "Terasa kali pun. Biasanya 10 sampai 15 (pelanggan). Sekarang untuk 10 juga susah," kata Hendra.



    Hendra mengatakan pelanggan tidak datang ke tempatnya karena takut Corona. Dia mengaku hal ini juga dipicu informasi yang kurang tepat soal Corona.


    "Ada yang bilang takut pangkas kan. Di FB (Facebook) juga ku lihat ada yang mangkas pakai kayu gitu. Kalau harapan ya pasti supaya cepat selesai aja. Supaya kembali normal," jelasnya.


    Sumber : detik.com

    Oleh      : M Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini