• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    "/>

    Trump Hentikan Dana untuk WHO, Ini Kata Sekjen PBB

    15/04/20, 12:46 WIB Last Updated 2020-04-15T05:47:31Z

    Nominated U.N. Secretary General Antonio Guterres attends a news conference at Necessidades Palace in Lisbon, Portugal October 6, 2016. REUTERS/Rafael Marchante     TPX IMAGES OF THE DAY
    Sekjen PBB Antonio Guterres (Foto: REUTERS/Rafael Marchante)

    jaguarnews77.com # New York - Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyatakan bahwa saat ini bukan waktunya untuk mengurangi sumber daya untuk operasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atau badan-badan kemanusiaan lainnya dalam perang melawan virus Corona.


    "Saya yakin bahwa Organisasi Kesehatan Dunia harus didukung, karena badan itu sangat penting bagi upaya dunia untuk memenangkan perang melawan COVID-19," ujar pemimpin badan dunia itu seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (15/4/2020).

    Hal ini disampaikannya setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penghentian dana AS untuk WHO karena menganggapnya pro-China. Trump beralasan badan kesehatan PBB tersebut telah menutup-nutupi keseriusan wabah virus Corona di China sebelum menyebar ke seluruh dunia.


    Dalam konferensi pers, Trump mengatakan dirinya telah memerintahkan pemerintahannya untuk menghentikan pendanaan selagi "peninjauan dilakukan untuk menilai peran WHO dalam salah kelola yang parah dan menutupi penyebaran virus Corona."


    Menurut Trump, WHO tidak transparan mengenai wabah tersebut dan AS -- pendana terbesar WHO yang menyediakan US$ 400 juta tahun lalu -- kini akan membahas "apa yang akan kami lakukan dengan semua uang yang ditujukan ke WHO itu."


    "Dengan terjadinya pandemi COVID-19, kami memiliki keprihatinan mendalam apakah kemurahan hati Amerika telah dimanfaatkan sebaik mungkin," kata Trump seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (15/4/2020).


    Trump menyebut WHO bias terhadap China dan berkolusi untuk mencegah saingan utama ekonomi AS itu terbuka tentang bencana kesehatan yang sedang berlangsung. Menurut Trump, hal ini telah menyebabkan negara-negara lain kehilangan waktu krusial untuk bersiap dan menunda keputusan untuk menghentikan perjalanan internasional.


    Sumber : detik.com
    Oleh       : M Alviyan
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini