• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Jokowi Pakai Aplikasi Berbeda di Rapat Kabinet agar Tak Bisa Dilacak

    15/04/20, 11:16 WIB Last Updated 2020-04-15T04:17:04Z

    Presiden Jokowi
    Sejak masa pandemi COVID-19, Presiden Jokowi menggunakan video conference untuk keperluan rapat. (Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden)

    jaguarnews77.com # Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas dengan Kabinet Indonesia Maju melalui video conference. Rapat terbatas kali ini menggunakan aplikasi berbeda untuk kepentingan kerahasiaan.


    Hal tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung saat memberikan kalimat pengantar kepada Jokowi dalam ratas program mitigasi dampak COVID-19 terhadap UMKM. Pergantian aplikasi untuk rapat ini berdasarkan masukan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).



    Pramono kemudian mempersilakan Jokowi memberikan pengarahan sebagai pengantar ratas. Namun sempat ada sedikit gangguan teknis di suara dari seberang sambungan.


    "Bapak Presiden, perlu kami laporkan, sebelum ratas dimulai, hari ini kita menggunakan aplikasi yang berbeda dengan yang lalu. Karena aplikasi yang lalu, begitu dipakai oleh sidang kabinet, semuanya menggunakan aplikasi yang sama. Maka atas koordinasi dengan BSSN, kita akan memakai aplikasi-aplikasi yang bergantian supaya tidak bisa dilacak oleh siapa pun," ujar Pramono lewat video conference, Rabu (15/4/2020).




    "Sudah mulai. Sudah dengar semua. Ada yang nggak beres ini (suaranya)," kata Jokowi.



    "Bapak Presiden dipersilakan," ujar Pramono.


    "Sudah. Sudah dengar? Sudah Bisa? Tes? Tes... tes... tes.... Bisa?" kata Jokowi.

    Setelah gangguan teknis diatasi, Jokowi memberikan arahan kepada kabinet. Jokowi ingin relaksasi kredit bagi UMKM yang mengalami kesulitan terdampak COVID-19 dipercepat eksekusinya.



    Sumber : detik.com

    Oleh       : M Alviyan

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini