• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    Sepeda Motor Pribadi Boleh Berboncengan, Ojol Fokus Angkut Barang saat PSBB

    11/04/20, 18:57 WIB Last Updated 2020-04-11T12:09:01Z


    jaguarnews77.com # Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya, telah merumuskan aturan terkait operasional sepeda motor pada saat pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Ibu Kota Jakarta. Sepeda motor diperbolehkan berboncengan, kecuali ojek online yang hanya diperkenankan mengangkut barang atau logistik.

    "Mengacu Pasal 18 ayat 5 (Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020), maka penggunaan sepeda motor pribadi berboncengan itu masih diperbolehkan asalkan baik pengguna (pengemudi) maupun yang dibonceng itu semuanya wajib menggunakan masker serta sarung tangan," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (10/4/2020).

    Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, sepeda motor ojek online hanya dibolehkan untuk untuk angkutan barang.

    "Terkait roda dua online hanya diperuntukkan pengangkutan logistik atau barang. Sementara untuk roda dua pribadi selain untuk pengendara juga bisa mengangkut penumpang, tapi dengan catatan bahwa penumpang tersebut satu alamat dengan pemilik kendaraan," ungkapnya.

    Syafrin menuturkan, perbedaan aturan sepeda motor pribadi dengan ojek online dalam Pergub Nomor 33 Tahun 2020, didasari Undang-undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 terkait PSBB, dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2020 tentang pedoman penetaan PSBB dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019.

    "Di dalam pedoman ini, yang nyata dilakukan pembatasan terhadap jumlah penumpang atau tidak boleh melakukan pemuatan penumpang itu adalah kendaran roda dua onlinedengan basis aplikasi. Jadi otomatis arahan pedoman ini untuk roda dua online difokuskan sepenuhnya pada layanan antar barang atau logistik," katanya.

    Sementara, tambahnya, sepeda motor pribadi menjadi modal utama masyarakat untuk melakukan kegiatan di dalam pengecualian PSBB. "Ada 11 kegiatan usaha, kemudian ada empat jenis perkantoran yang diatur dalam Pasal 10 ketentuan ini, terkait dengan pengecualian kegiatan yang masih boleh dilakukan selama masa PSBB," tandasnya.


    Sumber : beritasatu.com

    Oleh      : Redaksi jaguarnews77.com

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini