• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Pegiat Sosial LSM BENTAR, Ahmad Yani: Ada Ko-orporasiHitam Program "BSP" Di Lebak Banten

    23/03/20, 23:15 WIB Last Updated 2020-03-31T14:49:19Z
    JAGUARNEWS77.COM # LEBAK - Pegiat sosial dari LSM BENTAR Ahmad Yani menuding adanya koorporasi hitam antara oknum pejabat di Lebak dengan salah satu suplayer dalam program Bantuan Sosial Pangan (BSP) berupa pemberian sembako untuk warga miskin yang sebelumnya bernama Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).


    Seperti diketahui, program Bantuan Sosial Pangan ini disalurkan kepada warga miskin sebesar Rp. 200.000,- per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) per bulan yang diperuntukan untuk belanja sembako.


    Menurut Yani, carut marutnya program BSP di Lebak ini diduga akibat ketidakbecusan Pejabat Daerah dalam memanagerial program bantuan sembako ini.


    "Saya menduga adanya kongkalingkong antara oknum pejabat dengan salah satu suplayer, terbukti dalam penyaluran sembako di Lebak dikuasai atau dimonopoli oleh satu suplayer dan suplayer tersebut berasal dari luar Lebak," kata Yani.


    Ada beberapa indikator, lanjut Yani, yang membuat program bantuan di Lebak ini diduga berjalan tidak sesuai aturan dan mekanisme yang ada, diantaranya, monopoli pasar, buruknya kualitas sembako yang dikirim, suplay sembako yang tak sesuai dengan pos anggaran serta dugaan adanya komisi atau fee dari suplayer untuk oknum pejabat.


    "Kasus ini harus dilidik dan saya mendesak aparat Kepolisian atau Kejaksaan mengusut tuntas kasus dugaan penyelewengan anggaran BSP ini sesuai dengan koridor hukum yang berlaku," tandas Ahmad Yani.

    Oleh : Redaksi jaguarnews77.com
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini