• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Dugaan Pencabulan 17 Tahun Oleh Pendeta Terungkap Saat Korban Hendak Nikah

    04/03/20, 15:36 WIB Last Updated 2020-04-01T15:13:38Z


    pencabulan di surabaya
    Jeannie menunjukkan laporan polisi yang telah dibuat korban. (Hilda Meilisa Rinanda/detikcom)
    JAGUARNEWS77.COM # Surabaya - 
    Seorang pendeta dari salah satu gereja di Embong Sawo, Surabaya, dilaporkan mencabuli jemaatnya. 

    Aksi pencabulan ini telah dilakukan selama 17 tahun, sejak korban berusia 9 tahun. 

    Aksi ini baru terungkap saat korban hendak menikah.

    Aktivis Perempuan dan Anak Jeannie Latumahina mengatakan korban mengungkapkan tekanan yang dirasakannya saat hendak menikah. 
    Sebelumnya, Jeannie diminta pihak keluarga mengawal proses hukum yang berlangsung di Polda Jatim.
    "Demikian proses ini sudah berlangsung lama. Jadi ketika anak ini akan melangsungkan pernikahan dan meminta dilangsungkan di gereja tersebut dan dia akhirnya menceritakan hal yang semestinya tidak terjadi di tempat ibadah itu," kata Jeannie kepada detikcom di Surabaya, Selasa (3/3/2020).
    Jeannie menambahkan pihak keluarga langsung melaporkan hal ini ke polisi. Menurut Jeannie, apa yang dilakukan pendeta tersebut sangat tidak pantas.

    "Jadi proses penyelidikan sedang berlangsung di kepolisian. Dalam hal ini langsung melapor ke Polda. Jadi anak ini dia mengalami suatu hal yang tidak sepantasnya dari kecil dari usia 9 tahun," imbuhnya.

    Tak hanya itu, Jeannie juga mengaku miris. Terlebih pendeta yang melakukan pencabulan bukan pendeta biasa, melainkan salah satu pemimpin di gereja tersebut.

    "Pelaku dugaan kekerasan seksual, dalam hal ini pencabulan, dia adalah pemimpin dari satu umat Kristen yang ada di Kota Surabaya," lanjut Jeannie.

    Dalam penanganan kasus ini, Jeannie berharap polisi segera menangkap pelaku pencabulan tersebut. 

    Sebab, tidak seharusnya perempuan mendapatkan kekerasan hingga pelecehan seksual.
    "Proses ini sedang berlangsung saat ini. Kami juga mengharapkan dan kami juga memberikan apresiasi kepada kepolisian yang cepat memproses kasusnya," pungkas Jeannie.

    Sumber : detiknews.com
    Oleh : Redaksi jaguarnews77.com
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini