• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    WAHID DIANCAM DITEMBAK OKNUM ANGGOTA POLDA BANTEN, LAPOR PROPAM TAK ADA PENYELESAIAN, KASUS TERUS DILANJUTKAN

    09/02/20, 14:31 WIB Last Updated 2020-02-09T07:51:07Z
    JAGUAR NEWS 77 # SERANG, BANTEN - Anggota POLRI adalah "pengayom" masyarakat, keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat terlaksana karena adanya penegakan hukum dari kepolisian yang secara aktif bersama sama masyarakat bahu membahu menjaga sehingga tercipta kondusifitas yang di inginkan.


    Kadang masih saja ditemui ditengah masyarakat adanya oknum anggota POLRI yang bukannya mengayomi malah membuat keresahan dengan tindakan yang arogan kepada masyarakat, hanya karena faktor membela keluarganya karena adanya suatu urusan pribadi dengan seseorang misalnya tak jarang oknum polisi tersebut mengancam bahkan melakukan tindakan tak terpuji yang keluar dari fungsinya sebagai pengayom masyarakat dan penegak hukum.

    PROPAM sebagai tempat untuk masyarakat mencari keadilan dari tindakan semena mena oknum anggota polisi pun terkadang memberikan penyelesaian yang tidak selesai seakan akan membela oknum polisi tersebut yang berakibat merugikan masyarakat sebagai pelapor dan pencari keadilan.

    Hal tersebut diatas dialami salah seorang warga masyarakat dari Pamarayan Desa Pudar Kabupaten Serang Banten bernama wahid yang juga merupakan seorang aktivis di Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Benteng Aliansi Rakyat (BENTAR) baru baru ini.

    Wahid yang ada sedikit urusan pribadi dengan  kepala desa Pudar kabupaten serang banten bernama Bahrudin didatangi oleh adik Bahrudin bernama Subarjah yang merupakan anggota polda Banten bertugas di DITTAHTI polda Banten di rumahnya.

    Saat wahid didatangi oleh subarjah dirumahnya, oknum anggota polri tersebut berteriak teriak mencari wahid yang pada saat itu sedang tidak ada dirumah.

    Istri dan anak anak serta mertua wahid yang ada dirumah pada saat itu sangat ketakutan dan syock atas tindakan dan ucapan subarjah apalagi jelas subarjah mengancam akan menembak wahid jika macam macam dengan adiknya yaitu bahrudin yang merupakan kepala desa pudar.

    Atas tindakan subarjah oknum anggota polisi tersebut akhirnya wahid melaporkan subarjah kepada ProPam Polda Banten dengan harapan mendapatkan keadilan.


    Setelah 3 hari dari laporannya tersebut wahid dipanggil oleh seorang kasubsie di ruangan propam untuk mediasi dan dipertemukan langsung oleh subarjah.

    Untuk yang kesekian kalinya perbuatan tidak menyenangkan diterima wahid, Propam polda banten hanya mengajak ngobrol wahid dan seakan membela oknum anggota polisi tersebut dari obrolan yang terjadi dan pihak ProPam mengatakan bahwa masalah ini telah dianggap selesai dan meminta paksa bukti surat laporan polisi dari wahid yang langsung diserahkan wahid kepada Propam Polda banten tanpa adanya surat hasil mediasi yang ditanda tangani oleh wahid ataupun subarjah.


    Wahid yang ditemui tim redaksi jaguarnews77 mengatakan bahwa " kasus ini akan tetap dilanjutkan baik secara pribadi maupun kelembagaan bersama mencari keadilan dan ada rencana saya bersama LSM BENTAR untuk melaporkan hal ini kepada IRWASDA Polda Banten minggu depan".

    OLEH : REDAKSI JAGUARNEWS77
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini