Kabar6.com

JAGUAR NEWS 77 # SERANG, BANTEN - Ada seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang baru datang ke Kabupaten Serang, Banten, pada 30 Januari 2020 lalu. Dia bernama Hong Hongxing, warga Guangdong, China.
Hong masuk ke Indonesia melalui bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan lolos dari mesin pengecek suhu tubuh dan test kesehatan. Dia bekerja pada perusahaan PT China Harbour Indonesia (CHI). Perusahaan tersebut mengerjakan dua proyek di Kabupaten Serang, Banten.
Namun sangat di sayangkan tidak ada laporan yang masuk ke Pemkab Serang, terkait kembalinya Hong Hongxing dari China ke Indonesia ditengah maraknya virus Corona dari negeri Tiongkok tersebut. Pemkab Serang pun baru memeriksa kesehatannya tadi sore, di mess tempat dia bekerja.
“Dua (Hong) sudah 12 hari ada di Indonesia, tadi kita cek semua data-data yang kita butuhkan, mulai suhu, tensi dan sebagai nya,” kata dr. Riris Budiarni, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Kabupaten Serang, ditemui di mess PT CHI yang berlokasi di Bojonegara, Kabupaten Serang, Banten, Selasa (11/02/2020).
Dalam dua hari ke depan atau genap 14 hari karantina dan pemantauan kesehatannya, akan dilakukan oleh Puskesmas Bojonegara, sebagai fasilitas kesehatan (Faskes) terdekat dengan perusahaannya.
Hasil pemeriksaan dokter Riris menyampaikan bahwa saat sampai di Bandara Soetta, suhu tubuh Hong hanya 35,7 derajat celcius.
“Kita juga akan lakukan pemeriksan terus, Pusskesmas bojonegara juga akan datang dan memeriksa sampai hari ke 14. Yang diperiksa hanya satu, yang kembali (dari China ke Indonesia) itu hanya satu,” jelasnya.
Begitupun seluruh dokumentasi kependudukan dan visa yang dimiliki Hong diperiksa. Dia diketahui masuk ke Indonesia lima hari sebelum pemerintah Indonesia menutup jalur penerbangan dari dan ke China, sebagai dampak dari memburukanya kondisi penyebaran virus Corona.
Sesampainya di Indonesia, Hong kembali ke rumah kontrakannya yang berada di Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten.
Dan, esoknya, dia masuk kerja untuk membangun PT Wilmar di Desa Terate, Kecamatan Karamatwatu, Kabupaten Serang.
Namun oleh PT Wilmar tidak diperbolehkan, karena dia belum melalui karantina selama dua pekan untuk memastikan dirinya bersih dari virus Corona.
Kemudian oleh perusahaannya, PT CHI, dia di karantina di dalam mess perusahaan. Namun disayangkan, pihak CHI tidak melaporkannya ke pemerintah daerah mengenai pegawainya yang baru datang ke Indonesia usai merayakan Imlek di kampung halamannya.**Baca juga: Alasan PT CHI Tidak Laporkan TKA Asal China yang ke Indonesia.
“Kita juga tanyakan kondisi nya apakah merasakan meriang mulai datang sampai sekarang, terus diare atau tidak. Ternyata Alhamdulillah kondisinya sehat. Tidak ada gejala apapun, hanya tensi nya saja naik sedikit. Bisa kita pahami (tensi naik) karena terkurung (dikarantina),” terangnya.

SUMBER : KABAR6.COM
OLEH : REDAKSI JAGUARNEWS77