• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    KRITISI PEMBUKAAN LAHAN PERTANIAN, WARGA PANGGARANGAN DI INTIMIDASI PULUHAN ORANG TAK DIKENAL

    30/01/20, 20:51 WIB Last Updated 2020-01-30T14:00:33Z


    JAGUAR NEWS 77 # LEBAK - Azis Hakim 35 (tahun) warga Kampung Kadu Pinang, Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak mendapatkan intimidasi dari puluhan orang yang tidak dikenal setelah mengkritisi aktifitas cut an fill atau pembukaan lahan pertanian di blok Cikadu Girang, Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak melalui akun media sosial miliknya.
    Diceritakan oleh Aziz, kejadian itu terjadi pada hari Selasa 28/01/2020 sekitar pukul 20.00 WIB, saat itu dia sedang perjalanan menuju Rangkasbitung mendapatkan khabar dari kaka iparnya melalui telpon seluler yang mengatakan bahwa ada 30 orang yang datang kerumah mencarinya.
    Dengan nada keras dan ada sedikit intimidasi, kata Azis orang tersebut mecarinya dan mengatakan bahwa gara-gara saya posting persoalan kegiatan perusakan hutan dan daerah tangkapan air yg di lakukan oleh salah seorang pengusaha di hutan Sanggo Desa Sukajadi Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak.
    Sekelompok orang, kataAziz, menginginkan saya untuk berhenti mengkritisi perusakan hutan dan hulu air wilayah Sanggo tersebut.
    "Di satu sisi, keluarga saya sedang dalam susana duka. Baru selesai tujuh harian bapa yang meninggal. Mereka datang tanpa sopan santun dan bernada keras dan ada sedikit intimidasi, membuat ibu saya panik dan hampir pingsan" kata Aziz kepada awak media, Rabu 29/1/2020.
    Atas peristiwa tersebut lanjut Aziz, keselamatan dirinya merasa terancam. Maka guna mindungi keselamatan dirinya besok Kamis, 30/2/2020 dengan didampingi kuasa hukum, akan mendatangi Kapolres Lebak guna mendapatkan perlindungan sebagai warga negara sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. "Besok kita akan mendatangi Polres Lebak untuk mengadukan ini agar saya mendapatkan perlindungan hukum," ujarnya.
    Ia pun akan melaporkan bawa pembukaan lahan pertanian berpotensi merusak alam yang dapat menimbulkan bencana longsor di areal pemukiman dan pesawahan milik warga.
    "Pembukaan lahan itu berpotensi merusak hutan dan daerah resapan air secara seporadis dan sewenang-wenang dan berpotensi menimbulkan dampak bagi areal pesawahan dan pemukiman warga Kampung Kadu Pinang dan Kampung Dukuh, Desa Sukajadi Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak," pungkasnya.
    Tak hanya itu, berdasar hasil investigasi yang dilakukan oleh dirinya, ditemukan aktifitas penambangan batubara tanpa izin di blok Sanggo. "Ini sudah melanggar Undang-undang No 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, maka atas pelanggaran ini saya mendesak agar Kepolisian Republik Indonesia menidak tegas kepada siapapun yang telah melanggar Undang-undang ini" tutupnya. 
    SUMBER : POROS.ID
    OLEH : REDAKSI JAGUARNEWS77

    BERITA TERKAIT

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini