• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    PENUNGGAK PAJAK KENDARAAN BERMOTOR BISA DIPENJARA

    19/10/19, 21:17 WIB Last Updated 2019-10-19T14:17:37Z


    Bayar Pajak Kendaraan Saat Acara Car Free Day
    JAGUAR NEWS 77 # Jakarta - Bagi pemilik kendaraan bermotor, baik roda dua ataupun empat wajib memperhatikan masa berlaku Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Jangan sampai, dokumen tersebut tidak berlaku atau mati, karena si empunya mobil atau motor tidak membayar pajak tahunan.
    Pasalnya, jika STNK mati atau pemilik tidak membayar pajak, pihak kepolisian berhak melakukan penilangan, dengan sanksi pidana penjara atau denda. Hal itupun dibenarkan oleh Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP M Nasir.
    "Dasar hukumnya, ada di Pasal 288 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," jelas AKBP Nasir, dalam pesan elektroniknya kepada Liputan6.com, Senin (14/10/2019).
    Jika berdasarkan pasal 288 ayat 1, setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf A dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah).
    Sementara itu, aturan tersebut juga ditambah dengan Peraturan Kapolri Nomor 5 tahun 2012, tentang registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor, yang sudah dijelaskan dalam pasal 37 ayat 2 dan 3, yaitu STNK berfungsi sebagai bukti legitimasi pengoperasian kendaraan bermotor.
    Sedangkan ayat 3 dalam peraturan tersebut, berbunyi STNK berlaku selama lima tahun sejak tanggal diterbitkan pertama kali, perpanjangan atau pendaftaran mutasi dari luar wilayah regident dan harus dimintakan pengesahan tiap tahun.
    2 of 3

    Gampang Banget, Begini Cara Bayar Pajak Kendaraan dengan Sistem Online

    Guna memudahkan pemilik kendaraan bermotor membayar pajak, program Samsat Online Nasional (Samolnas) terus disosialisasikan kepada masayarakat.
    Menjadi program nasional, Kasie STNK Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Arif Fazlurrahman menegaskan pembayaran pajak secara online berlaku di seluruh wilayah Indonesia.
    "Harapan saya masyarakat memanfaatkan sarana ini. Untuk memudahkan membayar pajak dan mengesahkan STNK. Sehingga tidak perlu lagi meluangkan waktu ke Samsat," katanya kepada Liputan6.com, Senin (23/9/2019).
    "Dapatkan update berita terkini dengan download aplikasi Liputan6.com baru. Dapatkan pulsa gratis total Rp 10 Juta!"
    Download
    "Bagi yang belum balik nama atau memiliki kendaraan masih atas nama orang lain agar segera balik nama. Bagi yang sudah merasa menjual kendaraannya agar melaporkan dan memblokir atau melakukan proteksi kepemilikan," Kompol Arif.

    3 of 3

    Berikut Cara Bayar Pajak Kendaraan Secara Online:

    1. Pemohon wajib mendownload Aplikasi Samolnas
    2. Lakukan Pendaftaran
    3. Pemohon wajib mengisi data nomor polisi, NIK dan 5 digit nomor rangka terakhir
    4. Terdapat kode bayar yang berlaku selama 2 jam
    5. Pembayaran melalui bank atau modern channel terdapat biaya administrasi perbankan Rp5000
    6. E-TBPKB dan E-pengesahaan STNK berlaku selama 30 hari
    7. Pemohon mendapatkan TBPKB/SKPD dan stiker pengesahan STNK yang dikirim melalui ekspedisi ke alamat sesuai dengan yang tertera pada STNK
    SUMBER : LIPUTAN6.COM
    OLEH : BARDHA KHASWANDHA
                 KETUA KORWIL BANTEN
                 JAGUARNEWS77
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini