• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    INILAH DAFTAR NAMA 3 JENDERAL POLISI YANG MEMBANTU MENKO POLHUKAM MAHFUD MD

    25/10/19, 21:37 WIB Last Updated 2019-10-25T14:37:13Z

    Inilah Daftar Nama 3 Jenderal Polisi yang Membantu Menko Polhukam Mahfud MD
    Tribunnews.com/Theresia Felisiani
    Mahfud MD yang Kini Jadi Menkopolhukam 
    "Saya mengharapkan bahwa dengan kehadiran beliau memimpin Kemenko Polhukam, maka polhukam akan lebih bisa melakukan tugas yang lebih baik lagi," kata Wiranto. 
    Mahfud MD adalah sipil pertama yang menjadi Menko Polhukam. Berikut sosok 3 jenderal polri yang akan membantu Mahfud MD.
    ////
    JAGUAR NEWS 77 # JAKARTA Jenderal TNI (purn) Wiranto mengaku gembira jabatan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan sepeninggalnya, diisi Mahfud MD.
    Hal tersebut disampaikan Wiranto saat melakukan serah terima jabatan dengan Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Rabu (23/10/2019).
    "Senang sekali, karena pengganti saya ini, Pak Mahfud MD sudah kenal, sudah kenal lama," kata Wiranto.
    Menurut Wiranto, Mahfud memiliki pengetahuan yang luas pada bidang hukum dan ketatanegaraan.
    Jabatan yang pernah diemban Mahfud MD di birokrasi, cukup banyak.
    Antara lain, Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2013, menteri hukum dan HAM menteri pertahanan era Presiden Abdurrahman Wahid.
    "Beliau ada sangat dikenal pengetahuannya luas, masalah hukum, tata negara dan jabatannya juga cukup banyak. Pernah juga waktu itu mengganti saya di Menteri Pertahanan," kata dia.
    Wiranto berharap, Mahfud MD bisa memimpin Kemenko Polhukam dengan baik dan dapat bekerja dengan baik pula.
    Diberitakan, Presiden Jokowi melantik 34 menteri dan 4 pejabat setingkat menteri di Istana Negara, Jakarta, Rabu pagi.
    Prosesi pelantikan dimulai pukul 10.23 WIB, beberapa jam Jokowi memperkenalkan kabinetnya kepada publik.
    Pelantikan dimulai dengan pembacaan keputusan presiden (Keppres) nomor 113P/2019 tentang pembentukan Kementerian Negara.
    Kemudian nama menteri yang ada dalam Keppres tersebut dibacakan satu per satu.
    Selanjutnya dibacakan juga tiga surat Keppres Nomor 114-117 tentang pengangkatan Jaksa Agung, Sekretaris Kabinet, Kepala Staf Kepresidenan, serta Kepala BKPM.
    Jokowi lalu mengambil sumpah janji para pembantunya tersebut dan ditutup dengan menyampaikan ucapan selamat.
    Cerita Mahfud MD
    Mahfud MD sempat membongkar kronologi pemanggilan dirinya sebagai menteri, sebelum akhirnya dilantik Rabu pagi.
    Dikutip TribunWow.com dari Kompas Tv pada Rabu (23/10/2019), Mahfud MD mengungkapkan bahwa dia sejak dulu telah menduga dirinya akan diminta membantu Jokowi.
    Bahkan, Mahfud MD mengungkapkan dirinya telah diminta oleh Jokowi bahkan sejak Pemilihan Presiden 2019 berlangsung.
    "Sebenarnya sudah lama sih yang isyarat-isyaratnya, itu dulu waktu itu Pilpres dia katakan 'Pekerjaan negara masih banyak nanti Pak Mahfud ikutlah gabung'," jelas Mahfud.
    Meski beberapa isyarat sudah dikirim secara gamblang, namun Mahfud MD saat itu belum mau menjawab secara pasti kesediannya.
    "Terus waktu saya ada konverensi pengajar hukum tata negara di Istana kan jalan berdua karena saya ketuanya. 'Pak Mahfud nanti Oktober gabung ya', tapi saya ndak jawab juga cuma mudah-mudahan semoga lancar gitu," katanya.
    Sedangkan, permintaan Jokowi untuk menjadikan dirinya sebagai menteri baru jelas diucapkan saat pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin pada Minggu (20/10/2019).
    "Tetapi yang langsung kemudian itu memang Pak Setneg, Pak Pratikno memberi Pak Mahfd pilihan-pilihannya ini, calon jabatannya ini."
    "Sesudah Pak Jokowi pelantikan di MPR, saya ditelpon lagi oleh Pak Pratikno, Pak Mahfud hari Senin dan Selasa jangan meninggalkan Jakarta," jelas Mahfud MD.
    Pria 62 tahun ini lantas membongkar percakapannya dengan Jokowi pada Minggu malam.
    Jokowi meminta dirinya menjadi menteri lantaran Mahfud MD dianggap dibutuhkan oleh negara.
    "Tengah malam gitu saya mau shalat Tahajud gitu, saya buka pesen dulu jam 10 ditunggu di Istana Negara. Dari situlah saya resmi diminta untuk bergabung kabinet," kata Mahfud MD
    "'Pemerintah ini banyak tantangannya, negara perlu Pak Mahfud' gitu saja," imbuh Mahfud menirukan kata-kata Jokowi kala itu.
    Detik-detik jelang pengumuman, pakar tata hukum negara, Mahfud MD mengungkapkan visinya menjadi menteri, Rabu (23/10/2019)
    Detik-detik jelang pengumuman, pakar tata hukum negara, Mahfud MD mengungkapkan visinya menjadi menteri, Rabu (23/10/2019) (Channel Youtube Kompas TV)
    Sedangkan tanggapan keluarga ketika dirinya dipilih menjadi menteri, Mahfud MD mengungkapkan bahwa orang-orang terdekatnya tersebut mendukungnya.
    "Ndak, sejak dulu saya 19 tahun sudah keluar masuk Istana ya, istri saya sudah tahu apa yang bisa saya lakukan tidak pernah apa namanya menanyakan apa kok harus begini, dia tahu apa yang saya pilih saya lakukan itu sudah benar, dia mendukung saja terus," papar dia.
    Dalam kesempatan itu, menteri asal Madura tersebut menjelaskan bahwa keluarga besarnya, mulai dari istri hingga cucu akan datang menyaksikan pelantikan.
    Mahfud MD juga mengatakan, Mantan Kepala BIN Hendropriyono turut menyampaikan selamat. Dan mengatakan, "bapak adalah sipil pertama yang memimpin Kemenko Polhukam."
    Tiga Jenderal Polri Membantu Mahfud MD
    Setidaknya tiga perwira tinggi polisi berpangkat Brigjen ditugaskan untuk membantu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.
    Ketiganya yakni;
    1. Brigjen Pol M Elia Wasono Mustiko,
    2. Brigjen Pol Erwin Chahara Rusmana,
    3. Brigjen Pol Asjima’in.
    Ketiganya merupakan Pamen di Baharkam Polri yang dimutasi sebagai Pati di Kemenko Polhukam.
    Tiga perwira ini sebelumnya telah bertugas  Baharkam Polri dan juga pernah bertugas di Kemenko Polhukam.
    Brigjen Pol M Elia Wasono Mustiko ditempatkan senagai Sekretaris Deputi pada Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.
    Brigjen Pol Erwin Chahara Rusmana sebagai Asdep Koordinasi Penanganan Konflik dan Keamanan Transportasi pada Deputi Bidkor Keamanan dan Ketertiban Masyarakat.
    Sedangkan Brigjen Pol Asjima’in sebagai Sekretaris Deputi pada Deputi Bidkor Kesatuan Bangsa.
    Penugasan ketiganya sesuai surat telegram nomor ST 2853/X/KEP/2019 tertanggal 21 Oktober 2019.
    Sebagaimana diketahui, Mahfud MDmenjadi sipil pertama yang menjabat sebagai Menko Polhukam.
    Lihat videonya mulai menit ke-3:54:
    Berikut daftar resmi nama-nama menteri dalam Kabinet Kerja Jilid II:
    1. Mantan Ketua MK Mahfud MD = Menteri Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam)
    2. Bos Gojek Nadiem Makarim = Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
    3. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo = Menteri PAN RB
    4. Pendiri Net TV Wishnutama = Menteri Pariwisata
    5. Bos Mahaka Grup Erick Tohir = Menteri BUMN
    6. Kapolri Tito Karnavian = Menteri Dalam Negeri
    7. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto = Menteri Perekonomian
    8. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi = Menteri Luar Negeri
    9. Politisi Partai NasDem Syahrul Yasin Limpo = Menteri Pertanian
    10. Menteri Sekretaris Negara Pratikno = Menteri Sekretaris Negara
    11. Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto = Menteri Pertahanan
    12. Waketum Gerindra Edhy Prabowo = Menteri Kelautan dan Perikanan
    13. Menteri Keuangan Sri Mulyani = Menteri Keuangan
    14. Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita = Menteri Perindustrian
    15. Wabendum PDIP Juliari Batubara = Menteri Sosial
    16. Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa = Kepala Bapenas
    17. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Basuki Hadimuljono = Menteri PUPR
    18. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia Bambang Brojonegoro = Menteri Riset
    19. Politisi PKB Ida Fauziah = Menteri Tenaga Kerja
    20. Jenderal (Purn) Fachrul Razi = Menteri Agama
    21. Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar = Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan
    22. Mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia - Menteri Investasi
    23. Politisi PKB Halim Iskandar = Menteri Desa dan Daerah Tertinggal
    24. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi = Menteri Perhubungan
    25. Mantan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly = Menteri Hukum dan HAM
    26. Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia Sofyan Djalil = Menteri Agragria dan Tata Ruang
    27. Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Moeldoko = Kepala Staf Kepresidenan
    28. Politisi NasDem Johnny G Plate = Menteri Komunikasi dan Informatika
    29. Ketua Umum PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi), Agus Suparmanto = Menteri Perdagangan
    30. Kepala RSPAD Gatot Soebroto dr. Terawan = Menteri Kesehatan
    31. Mantan Kepala Staf Kepresidenan Indonesia Teten Masduki = Menteri Koperasi dan UKM
    32. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan = Menko Maritim dan Investasi
    33. Muhadjir Effendi = Menko PMK
    34. Arifin Tasrif = Menteri ESDM
    35. I Gusti Bintang Damarvati= Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
    36. Menteri Pramono Anung= Menteri Setkab
    37. Zainudin Amali = Menteri Pemuda dan Olahraga
    38. ST Burhanudin = Jaksa Agung
    SUMBER : TRIBUNNEWS.COM
    OLEH : REDAKSI JAGUARNEWS77
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini