• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    TIDAK KOMITMEN, GUDANG INDOMARCO DI DEMO WARGA

    06/09/19, 09:54 WIB Last Updated 2019-09-06T03:03:40Z
    JAGUAR NEWS 77 # LEBAK - Ratusan warga Desa cibuah, kecamatan warunggunung, kabupaten lebak menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu gerbang gudang indomarco di warnai kericuhan, kamis(5/9/2019).

    "Dalam aksinya, massa meminta komitmen PT andalan utama prima . Terkait rekrutmen tenaga kerja.

    Massa terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian dan petugas keamanan perusahaan.


    "warga setempat  menuntut kepada perusahaan agar memprioritaskan tenaga kerja lokal, dan tidak di batasi oleh usia yang penting produktif, " ujar korlap aksi muhamad lutfi.

    Menutut pendemo, dalam surat perjanjian antara PT andalan utama prima dengan kepala  Desa cibuah, perusahaan menjanjikan akan memproritaskan masarakat sekitar perusahaan untuk bekerja.

    Faktanya dari 150 orang yg melamar kemudian  dikerucutkan  menjadi 30 orang dan hanya 5 yang masuk. Kami minta perusahaan komitmen dengan moU yang sudah di buat," ujar lutfi dengan tegas.

    Warga mengancam akan menggelar aksi unjuk rassa besar besaran dengan massa yang lebih banyak jika tuntuan tak dipenuhi perusahaan.

    "kami akan aksi ke DPR dan ke kementrian tenaga kerja," teriakan pendemo.

    Perwakilan perusahaan mengatakan , akan menyampaikan aspriasi warga kepada pimpinan perusahaan.

    Sementara itu ,Dayat, kepala desa cibuah membenarkan , bahwa warganya telah membuat Mou dengan pihak gudang indomarco tersebut agar dalam rekrutmen tenaga kerja memproritaskan warga desanya.

    "Rekrutmen tenaga kerja yang di lakukan saat ini masih  bertahap , mungkin warga menduga dan khawatir yang melamar kerja di perusahaan itu tidak di terima bekerja. Kan yang sudah bekerja saat ini baru rekrutmen tahap pertama, jadi belum semua  kuota tenaga kerja itu di terima. Ujar dayat.

    "iya memang ada tudingan saya meminta uang hingga jutaan Rupiah, saya katakan itu tidak benar. Jika ada yang saya pinta Rp 100 ribu saja perorang saya ganti Rp 1 juta," tegas dayat.

    OLEH : HENDRI & BARDHA KHASWANDHA
    WARTAWAN & KETUA KORWIL BANTEN
    JAGUARNEWS77
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini