• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    PARKIR MOBIL DI JALANAN , WARGA DUKUNG PERDA WAJIB MILIKI GARASI

    15/08/19, 02:19 WIB Last Updated 2019-08-14T19:19:04Z




    JAGUAR NEWS 77 # Depok - Warga sudah sering terjadi gesekan atau konflik karena geram dengan perilaku pemilik mobil pribadi yang memarkir kendaraan tidak pada tempatnya. Pemkot Depok mencoba menjawab permasalahan ini melalui Raperda wajib memiliki garasi bagi warga yang hendak membeli mobil.

    Hal ini untuk mencegah warga memarkirkan kendaraanya di ruang milik jalan, fasus/fasom, taman terbuka hijau dan ditempat-tempat publik lainnya.

    "Ketika ada ketidak-teraturan itu pemerintah harus hadir untuk mengatur itu. Salah satunya melalui revisi Perda Perhubungan Nomor 2 Tahun 2012, pasal 13 (a) wajib punya garasi sebelum beli mobil," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Dadang Wihana, saat ditemui wartawan di kantornya, Senin (12/07/2019).

    Terkait denda Rp20 juta jika tidak memiliki garasi, Dadang menjelaskan hal itu baru sebatas usulan kepada Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD) DPRD Kota Depok, berupa sanksi administrasi dan denda.

    "Tapi usulan itu bukan sesuatu yang absolut. Nanti ketika pembahasan Dewan bisa saja maksimal Rp2 juta, minimal Rp200 ribu atau maksimal Rp1 juta, minimal Rp100 ribu. Bisa saja berubah nanti," jelasnya.

    Didalam Perda tersebut nanti diatur warga wajib memiliki parkir sebelum membeli mobil, apabila lalai maka akan kena sanksi. Dan saat ini pihaknya sedang menyusun mekanisme terkait pengaturan sanksi, sosialisasi dan edukasi.

    "Kalau nanti Raperda itu disahkan, tahun pertama kita sosialisasi dan edukasi dulu ke masyarakat. Tahun kedua adalah tahap fasilitasi, bagaimana dengan mereka yang sudah menggunakan fasus/fasom untuk parkir selama ini?," papar Dadang.

    "Nah bagi mereka yang baru mau membeli mobil ya harus menyesuaikan donk. Kalau ngga punya garasi, misalnya sewa lahan parkir, sewannya dimana?. Jangan nanti membeli mobil terus parkirnya dimana-mana," tambahnya.

    Jika hal ini tidak segera diatur, beberapa tahun kedepan karena trend ekonomi kelas menengah terus meningkat. Ketika tingkat ekonominya tinggi, maka daya beli untuk membeli mobil juga tinggi.

    Dampaknya seperti dibanyak perumahan-perumahan saat ini, warga bakal ikut-ikutan parkir kendaraan di badan jalan perumahan.

    "Ini sesama warga perumahan sudah sering ribut karena jalan perumahan jadi sempit buat parkir mobil, sehingga menggangu pengguna jalan," ungkapnya.

    Baca Juga: Menyerah Atasi Kemacetan, Pemkot Depok Buat Kebijakan Nyeleneh

    Hidayat warga Ratu Jaya, Depok mengaku setuju dengan Raperda wajib miliki parkir sebelum membeli mobil di sahkan. Karena dia sudah kesal dengan perilaku pemilik mobil pribadi yang kerap parkir di turunan fly over DIPO KRL, Kota Depok.

    Sebab beberapa bulan terakhir setiap hari ada sedikitnya 3 mobil yang parkir di badan jalan tersebut. Sehingga mengganggu pengendara dari arah Jalan Citayam menuju DIPO KRL karena tidak dapat melihat pengendara yang datang dari arah Kolong DIPO KRL.

    "Sering mau terjadi kecelakaan disitu gegara mobil warga diparkir disitu. Itu kan jalan umum bukan parkir neneknya (pemilik mobil) dia. Saya denger ada rencana Pemkot Depok mau buat aturan wajib punya garasi beli mobil, ya bagus saya setuju itu. Biar warga mikir sebelum beli mobil, enak aja dia yang punya mobil kita yang dirugikan," tuturnya. 

    SUMBER : RRI.CO.ID
    OLEH : WAHYU P
                 KABIRO JAKARTA UTARA
                 JAGUARNEWS77
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini