• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    JAKARTA BLACKOUT, BERIKUT FAKTA KEKACAUAN SISTEM LAYANAN PUBLIK

    05/08/19, 17:20 WIB Last Updated 2019-08-05T10:20:23Z



    JAGUAR NEWS 77 # Jakarta - Jakarta blackout hari ini, alias mengalami pemadaman listrik sejak pukul 11.45 WIB. Sontak hal ini langsung disikapi warganet melalui media sosial. Itu pun bagi mereka yang masih bisa menikmati layanan paket internet di smartphone masing-masing, karena beberapa provider ikut mengalami gangguan akibat pemadaman listrik yang terjadi pada Minggu (4/8/2019).

    Pemadaman listrik terjadi di sejumlah wilayah Jabodetabek, dan kabarnya terjadi hingga beberapa wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

    Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Listrik Negara (persero), Sripeni Inten Cahyani mengatakan, sejak pukul 17.30 WIB, pihaknya sudah berhasil mengalirkan tegangan listrik ke Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Balaraja dan untuk selanjutnya menuju ke PLTU Suralaya agar dapat beroperasi secara bertahap mencapai kapasitas 2.800 MW.

    Selain itu, dari GITET Gandul akan disalurkan ke PLTGU Muara Karang untuk memasok aliran listrik ke DKI Jakarta, hingga pulih secara bertahap lebih kurang 3 (tiga) jam ke depan, terhitung sejak pukul 17.30 WIB tadi sore.

    "Fokus kami mengirim pasokan ke PLTGU Muara Karang dan PLTGU Priok agar sistem DKI  Jakarta segera pulih. Saya selaku Plt Dirut PLN dan jajaran Direktur memimpin langsung proses recovery dari  pusat pengendali beban Sistem Jawa-Bali, baik di Pusat maupun Unit," terang Sripeni Inten Cahyani melalui pernyataan resminya, Minggu (4/8/2019).

    Pemadaman yang dialami pelanggan listrik di Jawa Barat, Jakarta dan Banten, kata Sripeni, berawal dari gangguan beberapa kali pada Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV Ungaran- Pemalang.

    "PLN telah melakukan upaya-upaya maksimal dan akan melakukan evaluasi internal untuk mencegah terulangnya kejadian hari ini," tegas Inten.

    Akan tetapi, apapun yang terjadi, blackout di Jakarta ini memang sempat mengacaukan banyak sekali aktifitas masyarakat sehari-hari berikut kegiatan kerja di beberapa bidang usaha yang tetap berjalan di hari libur akhir pekan.

    Berikut fakta-fakta kekacauan yang terjadi akibat pemadaman listrik wilayah Jabodetabek yang terjadi di Jakarta, seperti dihimpun RRI, Minggu (4/8/2019) :

    1. Pemadaman listrik berdampak gangguan lalu lintas Kota Jakarta akibat seluruh traffic light (lampu lalu lintas) di sejumlah ruas jalan Jakarta. Jalan Antasari hingga Mampang Prapatan Jakarta Selatan terpantau tak beraturan sebagai imbas pemadaman tersebut.

    Kekacauan arus lalu lintas juga terjadi di sepanjang Lebak Bulus hingga Cilandak, perempatan Salemba, sampai area pertigaan RSCM.

    2. Pemadaman listrik berimbas pada terhentinya perjalanan kereta listrik commuter line Jabodetabek.

    VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba membenarkan terjadinya gangguan operasi KRL Jabodetabek akibat padamnya arus listrik Ibu Kota dan sekitarnya.

    "PT Kereta Commuter Indonesia memohon maaf atas gangguan perjalanan KRL yang terjadi di seluruh lintas. Hal ini sehubungan dengan pemadaman listrik di seluruh wilayah Jabodetabek," kata Anne dalam keterangannya, Minggu (4/8/2019).

    Diberitakan, lebih kurang 3.500 penumpang kereta terjebak dalam kekacauan akibat terhentinya pelayanan Commuter Line akibat pemadaman listrik.

    3. Pemadaman listrik menyebabkan 4 (empat) rangkaian Moda Raya Terpadu (MRT) terhenti di tengah jalan, tepatnya pertengahan terowongan bawah tanah, di bawah Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

    Para penumpang sempat panik ketika rangkaian MRT yang ditumpangi mendadak terhenti perlahan di terowongan bawah tanah. Namun karena lampu gerbong tetap menyala, mereka bisa tenang sambil menunggu bantuan.

    Setelah 25 menit terjebak dalam rangkaian, akhirnya petugas keamanan MRT merapat dan naik ke atas gerbong untuk menenangkan penumpang sekaligus melakukan evakuasi. Mereka lantas diarahkan turun satu persatu dengan tertib, kemudian berjalan kaki hingga stasiun terdekat berikutnya.

    4. Akibat pemadaman listrik Jabodetabek hingga sebagian wilayah Jawa Barat, Gardu Tol Otomatis milik Jasa Marga ikut mengalami gangguan, hingga mengubah sementara layanan menjadi manual.

    Namun begitu, Corporate Communication PT Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan pemadaman listrik sebenarnya tak terlalu mengganggu operasional gardu tol. Karena sejumlah gardu tol milik Jasa Marga, kata Dwi, punya backup dari sumber genset.

    "Hanya ada dua gerbang yang gensetnya sedang diperbaiki, sehingga dilakukan transaksi manual untuk sementara waktu," kata Dwi, Minggu (4/8/2019).

    Gardu tol yang beroperasi secara manual adalah di gerbang tol Karang Tengah Barat dan Pasteur arah Bandung, Jawa Barat. Teknisi dari Jasa Marga, kata dia, bekerja ekstra untuk memulihkan kinerja genset.

    5. Akibat pemadaman listrik di wilayah Jabodetabek sampai Jawa Barat dan Jawa Tengah hari ini, Moda transportasi Light Rail Transit (LRT) menghentikan operasi.

    Humas LRT Jakarta, Melissa Suciati menyatakan genset yang tersedia hanya mendukung kebutuhan listrik di sejumlah stasiun.

    "Genset tidak men-support kebutuhan listrik kereta, hanya fasilitas stasiun saja," kata Melissa, Minggu (4/8/2019).

    Dirut PLN (persero) Memohon Maaf

    Sebelumnya, PLN berhasil mengoperasikan PLTA Saguling dan PLTA Cirata yang berfungsi sebagai penstabil daya dan tegangan, sekaligus untuk mengirimkan pasokan listrik dari Timur ke Barat menuju PLTU Suralaya., melalui Gardu Induk Tegangan Extra Tinggi (GITET) Cibinong, Depok, Gandul, Lengkong, Balaraja dan Suralaya.

    Dengan masuknya GITET Balaraja yang akan menuju ke PLTU Suralaya, diperkirakan akan beroperasi secara bertahap hingga 6 (enam) jam kedepan untuk penormalan seluruh sistem Jawa Barat dan Banten.

    "Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan kondisi pada hari ini, dan saat ini semua upaya dikerahkan untuk merecovery sistem Jawa -Bali secara keseluruhan, khususnya Area Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta," ucap Plt Dirut PLN (persero) Sripeni Inten Cahyani, dalam pernyataan resminya, Minggu (4/8/2019).

    Dan saat ini, lebih kurang pukul 21.00 WIB, listrik wilayah Jakarta Pusat sudah 100 persen menyala, berikut jaringan internetnya.
    SUMBER : RRI.CO.ID
    OLEH: WAHYU P
                KABIRO JAKARTA UTARA
                JAGUARNEWS77
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini