JAGUAR NEWS 77 # JAKARTA - Kabar buruk, Galih Ginanjar dan Pablo Benua ternyata senasib dengan Jessica Kumala Wongso pembunuh Wayan Mirna Salihin, huni sel tikus.
Mengenal sel tikus, ruang isolasi dalam rutan Polda Metro Jaya.
Ternyata, tersangka kasus pembunuhan juga dijebloskan ke tempat yang sama jika melanggar semasa berada di rutan.
Sel tikus merupakan ruang tahanan yang biasanya digunakan untuk memberi sanksi warga rutan yang melakukan pelanggaran berat seperti membawa ponsel, berkelahi, memeras tahanan lain, dan untuk keperluan tertentu dalam proses penyidikan kasus.
Sel tikus merupakan ruang tahanan yang paling ditakuti para tahanan.
Bagaimana tidak, dalam sel tersebut tahanan tak diperkenankan keluar di area rutan dan tak boleh menerima tamu dalam jangka waktu tertentu.
Tersangka kasus pencemaran nama baik melalui media elektronik terhadap Fairuz A Rafiq, Galih Ginanjar dan Pablo Benua harus merasakan tak nyamannya mendekam dalam sel isolasi tersebut.
Dalam hal ini, Galih Ginanjar dan Pablo Benua harus dijebloskan ke dalam sel tikus selama satu pekan karena keduanya kedapatan membawa ponsel ke dalam rutan.
Sel tikus pernah menjadi tempat mengisolasi terpidana kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin atau es kopi Vietnam bersianida, Jessica Kumala Wongso.
Masa penahanan Galih Ginanjar kemudian ditambah setelah petugas memergokinya tengah membuat video permintaan maaf untuk Fairuz A Rafiq di area rutan dengan ponsel yang diselundupkan kuasa hukumnya, Farhat Abbas.
Selain Galih Ginanjar dan Pablo Benua, ternyata Dewi Perssik dan Jennifer Dunn juga pernah melakukan pelanggaran saat mendekam di rutan.
Lalu apakah mereka akhirnya harus mendekam di sel tikus?
Berikut kisahnya.
Jennifer Dunn
Pada awal Januari 2018, beredar foto artis Jennifer Dunn dan teman-teman tahannya di dalam ruang tahanan tengah mengenakan pakaian tidur.
Padahal saat itu ia tengah tersangkut kasus penyalahgunaan narkoba dan harus mendekam di Rutan Polda Metro Jaya.
Ternyata beredarnya foto tersebut diketahui oleh Direktur Tahanan dan Barang Bukti (Dirtahti) Polda Metro Jaya AKBP Barnabas S Iman.
Barnabas kemudian melakukan sidak rutan, termasuk di kamar tahanan Jennifer Dunn.
Foto Jennifer Dunn bersama rekan sesama tahanan yang beredar di media sosial. (INSTAGRAM.COM/@LAMBE_TURAH)
Kepada polisi, Jennifer mengaku foto diambil pada tanggal 30 Januari 2018 menggunakan ponsel miliknya.
Ia mendapatkan ponsel dengan bantuan keluarganya pada saat membesuk.
Atas perbuatannya, Jennifer Dunn kemudian diberi sanksi.
Ia tak boleh dibesuk selama dua minggu dan seharusnya dimasukkan ke dalam sel tikus.
Namun ternyata saat itu ia tak juga dimasukkan ke dalam sel tikus.
Barnabas mengatakan, hal ini dilakukan demi keselamatan tahanan.
Ia menjelaskan, sel isolasi bukan penuh karena tahanan yang melanggar tata tertib.
Di sel-sel isolasi tersebut ditahan para tersangka pelaku pembunuhan dan pelecehan seksual.
"Saat ini kami mempunyai empat sel isolasi. Namun yang dapat digunakan sebayak tiga sel. Masing-masing sel isolasi mampu menampung maksimal tiga orang," kata Barnabas saat ditemui Kompas.com di ruangannya, Jumat (2/3/2018).
"Kami tidak masukkan Jennifer ke tempat itu karena alasan kemanusiaan. Dia bersalah namun kami juga pertimbangkan faktor keselamatan tahanan," lanjutnya.
Dewi Perssik
Sama halnya dengan Jennifer Dunn, penyanyi dangdut dan artis peran Dewi Perssik atau lebih kerap disapa Depe mengaku nyaris dimasukkan ke dalam sel tikus Rumah Tahanan (Rutan) Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Saat itu Depe menjalani hukuman selama tiga bulan hingga 14 Mei 2014 di rutan itu terkait kasus perkelahian fisiknya dengan rekannya sesama artis, Julia Perez, pada 2010.
Dewi Perssik berkisah, ia terancam masuk sel tikus karena tertangkap tangan memotret kegiatannya di rutan tersebut dengan menggunakan ponsel yang disewanya dari seorang petugas rutan itu.
Pedangdut Dewi Perssik saat ditemui usai tampil di salah satu acara stasiun televisi swasta di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (2/4/2019). (KOMPAS.COM/ANDIKA ADITIA)
Ia mengabadikan kegiatannya di rutan tersebut untuk melengkapi buku biografinya yang sedang digarapnya.
Begitu ketahuan melanggar peraturan di rutan itu, ia dicecar oleh kepala rutan tersebut, untuk mengaku dari siapa sebenarnya ia memperoleh HP itu.
Perempuan yang memimpin rutan tersebut mengira ponsel tersebut milik Dewi Perssik.
Namun, karena diancam akan dimasukkan ke sel tikus, akhirnya Dewi Perssik membuka rahasia bahwa HP itu disewanya dari seorang petugas rutan tersebut.
"(Masalah) selesai hari itu juga. Beliau (kepala rutan tersebut) seorang ibu. Kalau ibu itu kayak sama anaknya. Dari situ, saya (menjadi) dekat sama beliau. Orangnya bijak rupanya," ujarnya.
SUMBER : TRIBUN-TIMUR.COM
OLEH : REDAKSI JAGUARNEWS77