• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    EMAS DITEMUKAN DI BAWAH LAUT PERAIRAN BAYAH, LEBAK BANTEN

    30/06/19, 02:03 WIB Last Updated 2019-06-29T19:06:40Z

    Emas Ditemukan  di Bawah Laut Perairan Bayah, Lebak Banten


    Ilustrasi butiran emas | Istimewa
    JAGUAR NEWS 77 # JAKARTA – Kandungan emas dan mineral lainnya di bawah laut Perairan Bayah, Lebak Banten ditemukan
    Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan (P3GL) Badan Litbang Kementerian ESDM bersama PT Graha Makmur Coalindo (GMC). Penemuan tersebut menggunakan karpet penangkap mineral inovasi para peneliti dan perekayasa P3GL, yang dipimpin Harsenanto Widi.
    Kepala P3GL, Hedi Hidayat memaparkan kedua pihak telah memulai kegiatan penambangan bahan galian logam bawah laut di wilayah operasi produksi (OP) perusahaan pertambangan emas ini di perairan Bayah, Lebak, Propinsi Banten sejak Januari 2019. “Lokasi rencana eksplorasi produksi mencakup wilayah batas 4 mil laut Bayah,” ungkap Hedi, serti dikutif dari republika, Sabtu (29/6)
    Dijelaskannya, pada tahap pertama Maret lalu berhasil dilakukan uji coba penambangan menggunakan processing slice box, modifikasi alat hasil inovasi dari tim P3GL, yang disebut sebagai karpet penangkap mineral dan alat pompa hisap kapasitas 5 m3/jam.
    Diketahui, selama 10 hari tim dari Kelompok Program Penelitian dan Pengembangan (KP3) Sumber Daya Mineral Kelautan berhasil mendapatkan konsentrat yang mengandung emas dan mineral ikutannya. Nilainya cukup signifikan pada sedimen dasar laut sebesar 900 kg.
    Pada bulan Juli 2019 BLU P3GL dan PT. GMC akan melaksanakan kontrak lanjutan penambangan selama satu bulan dengan mencoba alat pompa yang lebih besar berkapasitas 25 m3/jam atau 50 ton/jam. Konsentrat mineral logam ditargetkan dapat diperoleh sebesar kurang lebih 20 ton/jam pada kedalaman dasar laut 28-50 meter.
    Alat hisap hasil inovasi baru P3GL berupa seperangkat alat pompa dengan cakram kaki enam yang dilengkapi pemberat 200 kg. Alat ini diharapkan dapat lebih efektif dibandingkan peralatan konvensional, karena alat ini mampu menghisap dengan lebih kuat tanpa terpengaruh arus dan gelombang laut.
    Kerja sama tersebut dilatarbelakangi oleh kebutuhan PT. GMC untuk mendapatkan contoh endapan sedimen dasar laut yang efektif dan berdaya guna sebagai upaya untuk mendapatkan teknologi yang tepat guna dan ramah lingkungan. Wilayah penambangan emas PT GMC di tengah Laut sekitar 12 mil dari bibir pantai, yang meliputi tiga wilayah kecamatan di Banten, yakni Kecamatan Cihara, Panggarangan dan Bayah.
    Sumber : bantenday.co.id
    Oleh : Redaksi Jaguar News
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini