• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel

    Cara Menghitung Volume Aspal Bitumen, Agregat, Anti Stripping Agent Dan Filler

    17/06/19, 23:52 WIB Last Updated 2020-04-01T16:09:54Z


    JAGUARNEWS77.COM # Cara menghitung volume aspal bitumen, Agregat, Anti Stripping Agent, dan Filler- Pada artikel ini saya akan berbagi pengalaman dalam menghitung kebutuhan aspal pada suatu pekerjaan jalan. 

    Pada struktur jalan biasanya menggunakan beberapa jenis hotmix (campuran aspal) seperti AC-BC dan AC-WC. 

    Campuran aspal tersebut terdiri dari berbagai material antara lain Agregat, Filler, Anti Stripping, dan aspal bitumen. Perhitungan aspal bitumen ini tergantung dari jenis hotmix dan JMF yang telah dibuat. 

    Ada berbagai jenis dan tipe aspal yang digunakan di Indonesia antara lain aspal alami dan aspal buatan 

    Kebanyakan yang digunakan untuk pekerjaan jalan adalah aspal buatan. Di proyek pun masih dibagi lagi jenis aspal yang digunakan. 

    Bisa menggunakan aspal curah atau pun aspal drum. Masing- masing ada pertimbangannya sendiri dalam penggunaannya. 


    Volume Aspal

    Volume aspal baik drum atau pun curah harus dihitung dengan benar karena akan berpengaruh terhadap biaya pelaksanaan pekerjaan. 
    Dalam kontrak pekerjaan jalan biasanya pekerjaan perkerasan aspal mempunyai bobot yang besar karena memang harga dari aspal ini lumayan mahal. Oleh karena itu diperlukan perhitungan volume yang benar sebelum membeli aspal. Berikut langkah- langkah dalam menghitung volume aspal dengan mudah. 1. Menghitung Volume hotmix atau campuran aspal. 1.Cara menghitung volume campuran aspal sangat mudah dilakukan. Sebagai contoh jika mempunyai data- data jalan sebagai berikut
    Lebar jalan = 6 m
    Panjang jalan = 100 m
    Tebal Ac-Bc = 6 cm
    Tebal Ac-Wc = 4 cm
    Berat jenis AC-BC =2,27 ton/m3
    Berat jenis AC-WC =2,25 ton/m3

    Volume campuran aspal AC-BC = P x L x T x Berat Jenis AC-BC = 100 x 6 x 0,06 x 2,27 =81,72 Ton

    Volume campuran aspal AC-WC = P x L x T x Berat Jenis AC-WC = 100 x 6 x 0,04 x 2,25 = 54 Ton

    2. Menghitung Volume Aspal Bitumen
    Dalam menghitung aspal bitumen diperlukan Job Mix formula. Di dalam JMF biasanya terdapat persentase komposisi aspal. Berikut contoh data dari JMF

    Aspal AC-BC = 5,6% 
    Aspal AC-WC = 6,2% 

    Volume Aspal bitumen pada AC-BC = % x Volume AC-BC = 5,6% x 81,72 Ton = 4,57 Ton
    Volume Aspal bitumen pada AC-WC = % x Volume AC-WC = 6,2% x 54 Ton = 3,35 Ton

    Total kebutuhan aspal bitumen = 4,57 + 3,35 =7,92 Ton = 7920 kg 

    Jumlah drum aspal (155 kg/drum) = 7920 kg/ 155 = 51,1 = 52 drum aspal. 
    Jadi rencana pembelian aspal drum jumlahnya52 drum

    3. Menghitung Volume Anti Stripping Agent
    Anti Stripping agent adalah suatu zat aditif yang dapat merubah sifat aspal dan agregat, meningkatkan daya lekat dan ikatan, serta mengurangi efek negatif dari air dan kelembaban sehingga menghasilkan permukaan berdaya lekat tinggi. Hal ini akan mengurangi terjadinya pelepasan butiran pada aspal. Komposisi dari anti stripping ini biasanya 0,3% dari aspal bitumen. Sehingga cara menghitungnya pun sangat mudah yaitu
    Volume anti stripping agent AC-BC = 0,3% x 4,57 Ton = 0,01372 ton = 13,72 kg 
    Volume anti stripping agent AC-WC = 0,3% x 3,35 Ton =  0,01005 ton = 10,05 kg 

    Total volume anti stripping agent adalah 13,72 + 10,05 = 23,77 kg

    4. Menghitung Volume Cement Filler
    Untuk menghitung volume filler pada suatu campuran aspal sedikit berbeda dengan perhitungan-perhitungan di atas. Pertama, kita perlu menghitung volume agregat terlebih dahulu. Karena komposisi Filler biasanya 1% dari Volume Agregat. Yang dimaksud dengan volume agregat disini adalah jumlah volume material agregat pada suatu campuran aspal dikurangi volume aspal bitumen, anti stripping agent, dan filler.  
    a. Menghitung volume Agregat pada campuran aspal AC-WC
    Persentase Agregat = (100 % -  % Aspal - (% Anti Stripping x %Aspal/100))/101*100 
                                    = (100 % -  6,2% - (0,3% x6,2 %/100))/101*100% 
                                    = 92,85%

    Volume Agregat     = 92,85% x 54 Ton = 50,14 Ton

    b. Menghitung volume Agregat pada campuran aspal AC-BC
    Persentase Agregat = (100 % -  % Aspal - (% Anti Stripping x %Aspal/100))/101*100 
                                    = (100 % -  5,6% - (0,3% x 5,6 %/100))/101*100% 
                                    = 93,45%

    Volume Agregat     = 93,45% x 81,72 Ton =76,37  Ton

    c. Menghitung volume Filler
    Volume Filler AC-WC  = 1% x 50,14 ton = 0,501 ton =501 kg
    Volume Filler AC-BC  = 1% x 76,37 ton =0,7637 ton = 763,7 kg

    Total volume cement filler = 501 + 763,7 = 1264,7 kg

    Demikian cara mudah dalam menghitung volume aspal bitumen, volume agregat, volume anti striping, dan volume filler. Semoga bermanfaat. 

    Sumber : ilmuproyek.com
    Oleh : Redaksi jaguarnews77.com
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini