• Jelajahi

    Copyright © JAGUAR NEWS 77
    Best Viral Premium Blogger Templates

    More Post

    Iklan 928 X 200 Pixel


    14 ANGGOTA DPRD JAMBI DIPERIKSA KPK TERKAIT SUAP "KETOK PALU"

    29/06/19, 00:05 WIB Last Updated 2019-06-28T17:05:21Z

    14 Anggota DPRD Jambi Diperiksa KPK Terkait Suap 'Ketok Palu'

    Jurnalis - Arie Dwi Satrio
       
    JAGUAR NEWS 77 # JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap 14 anggota DPRD Jambi terkait kasus dugaan suap 'ketok palu' pengesahan ‎RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 yang menyeret mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulklifli.

    14 anggota DPRD Jambi tersebut yakni, Fahrozi; Muntalia; Sainudin; Eka Marlina; Hasyim Ayub; Salim Ismail; Agus Rahma; Wiwit Iswara; Syofian; Arahmad Eka P; Suprianto; Masnah Busro; Jamaludin; serta Edmon‎. Pemeriksaan dilakukan di Mapolda Jambi sejak pagi hingga sore nanti.



    "Hari ini diagendakan pemeriksaan terhadap 14 orang saksi untuk 13 tersangka yang sudah ditetapkan sebelumnya," kata Juru Bic‎ara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (20/3/2019).

    Sebelumnya, KPK telah menetapkan 12 anggota DPRD Jambi dan satu pihak swasta sebagai tersangka baru dalam kasus dugaan suap ketok palu ‎pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 yang menyeret mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola Zulklifli.

    13 tersangka baru tersebut yakni, Ketua DPRD Jambi, Cornelis Buston; Wakil Ketua DPRD Jambi, AR Syahbandar dan Chumaidi Ziadi; Ketua Fraksi Golkar, Sufardi Nurzain; Ketua Fraksi Restorasi, Nurani Cekman; serta Ketua Fraksi PKB, Tadjudin Hasan.


    Selanjutnya, Ketua Fraksi PPP, Parlagutan Nasution; Ketua Fraksi Gerindra Muhamadiyah; Pimpinan Komisi III, Zainal Abidin; Anggota DPRD, Elhelwi; Gusrizal, Effendi Hatta, dan pihak swasta Joe Fandy Yoesman alias Asiang.

    Diduga, para legislator Jambi tersebut mempunyai peran masing-masing untuk memuluskan ketok palu ‎pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018. Perannya tersebut meliputi meminta uang, menagih kesiapan uang, melakukan pertemuan, hingga meminta uang ketok palu.

    Sumber : okezone.com
    Oleh       : Suratman (kabiro kab. Serang 
                                         Banten)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini